Malang – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengasuhan generasi muda, tim dosen Psikologi dari Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan bagi orang tua. Acara yang bertajuk “Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja” ini digelar di Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, sebagai bagian dari program kerja nyata pengabdian masyarakat.
Kegiatan ini difokuskan untuk membekali orang tua dengan pengetahuan dan strategi praktis dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era modern. Dunia yang terus berubah, termasuk pengaruh revolusi industri dan digital, menuntut pendekatan pola asuh yang lebih adaptif, bijak, dan memahami psikologi perkembangan anak.
Menjawab Tantangan Pengasuhan di Era Revolusi Industri
Sosialisasi ini menyoroti pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter. Para orang tua diajak untuk memahami dinamika perkembangan psikologis anak dan remaja, serta cara berkomunikasi yang efektif untuk membangun kedekatan emosional.
Dengan pendekatan yang humanis, materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga dilengkapi dengan contoh kasus sehari-hari yang dihadapi oleh keluarga di Desa Tegalsari. Hal ini membuat para peserta dapat lebih mudah menyerap ilmu dan menerapkannya dalam interaksi dengan anak-anak mereka.

Komitmen Nyata Universitas dalam Memberdayakan Masyarakat
Kehadiran langsung para dosen Psikologi UNIRA Malang di tengah komunitas menunjukkan komitmen nyata universitas untuk turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) seperti ini merupakan wujud transfer ilmu yang langsung menyentuh akar permasalahan di masyarakat, khususnya dalam lingkup keluarga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para orang tua di Desa Tegalsari dapat menjadi “sosok industri” yang terampil dalam “memproduksi” generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, akhlak mulia, dan ketahanan mental yang baik dalam menghadapi kompleksitas zaman.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga dan perangkat desa setempat, yang berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang untuk membangun desa yang lebih sejahtera, dimulai dari penguatan institusi keluarga.

